Thursday, 20 June 2019

Pedagang Soto Keliling Menggunakan Perahu di Nagara Daha Hulu Sungai Selatan

nagara_kalimantan_selatan

Menikmati soto di warung atau rumah makan mungkin sudah terdengar biasa. Namun bagaimana jika menikmatinya dari atas perahu dengan pemandangan sungai yang terhampar luas ? mungkin hal ini akan menjadi sesuatu yang unik dan jarang dirasakan oleh sebagian orang. Menikmati makanan dan minuman khas Banjar Kalimantan Selatan dari atas perahu atau jukung bisa kalian rasakan ketika mengunjungi Nagara Daha di kabupaten Hulu Sungai Selatan, provinsi Kalimantan Selatan.

Letak geografis daerah yang dikelilingi rawa dan sungai menjadikan Nagara Daha terlihat unik dari kebanyakan daerah lain yang ada di Indonesia. Sungai dan rawa adalah hal yang tidak bisa jauh dari mata kita ketika mengunjungi tempat ini. Maka dari itu masyarakat dalam aktivitasnya tidak bisa terpisah dari sungai selain sebagai tempat mandi, sungai juga digunakan sebagai jalan transportasi perahu warga. Perahu tidak hanya digunakan sebagai transportasi yang mengangkut orang namun juga sebagai transportasi dalam membawa hasil pertanian dan juga alat untuk berjualan keliling.

Baca Juga :

Pedagang_terapung_nagara_daha

Salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah adanya orang berjualan soto, gado, bakso keliling dengan perahu di atas sungai yang mengalir. Awalnya saya bingung juga melihatnya karena saya juga tidak tahu bahwa orang tersebut memang jualan makanan keliling. Namun ketika teman saya ada yang mengatakan "coba panggil bapak itu! itu jualan makanan sepertinya ayo kita coba" saya pun langsung coba memanggilnya karena penasaran.

Setelah dipanggil bapak tersebut langsung menoleh ke arah kita dan mencoba menghampiri dengan cara menyalakan mesin perahu terlebih dahulu yang kemudian melakukan manuver seperti sedang menikung dengan badan perahu yang sedikit miring. Awalnya saya sempet kaget ketika tetiba bapak tersebut melakukan manuver tanpa memperdulikan arus, namun hal tersebut memang sudah wajar bagi beliau dan beliau juga sudah ahli dalam mengendalikan perahunya sehingga tidak terbalik ataupun tumpah dagangannya.

Pedagang_Terapung_Nagara_Daha
Bapak Sedang Melakukan Manuver
Soto_banjar


Makanan yang disajikan tergolong cukup murah yaitu hanya Rp 10.000 per porsinya untuk soto atau gado-gado. Jika ingin pesan separuh saja juga bisa dan harganya cuma Rp 7000 saja. Ketika mencicipi makanannya kita juga bisa duduk di dalam perahunya karena memang tempat duduknya adalah lesehan di dalam perahu. Jika di daerah lain orang jualan makanan keliling dengan gerobak maka disini dengan perahu. :D

Pedagang_Terapung_Nagara_Daha

Salah satu pengalaman yang cukup unik dan sangat jarang saya rasakan ketika di perkotaan bisa mencicipi makanan di atas perahu dengan pemandangan sungai dan rumah-rumah panggung di atas perairan. Bahkan pedagang keliling dengan perahu tidak cuma satu kali saja lewat namun juga beberapa kali. terlebih lagi masyarakat disini yang hidupnya sangat bergantung dengan sungai maka tidak heran jika setiap rumah yang ada disini memiliki dua halaman, yaitu halaman depan yang berbatasan dengan jalan beraspal dan halaman belakang yang terletak diatas sungai mirip dermaga pelabuhan kapal atau perahu.

LOKASI :
Share:

0 comments:

Post a Comment