Senin, 04 Maret 2019

Gak Cuma Melihat , Kamu Juga Bisa Memainkan Alat Musiknya di Museum Musik Indonesia Malang

Museum Musik Indonesia
Gedung Kesenian Gajayana yang ada di kota Malang, tepatnya ada di Jalan Nusakambangan nomer 19 Kota Malang. Terdapat sebuah museum musik yang bernama Museum Musik Indonesia, menyimpan berbagai macam koleksi alat musik serta cd/vcd dan piringan hitam hasil karya musisi nasional dan musisi internasional yang cukup beragam dan bahkan sangat langka. Jika anda ingin berwisata yang sifatnya edukasi anda dapat memilih tempat ini sebagai tujuan destinasi liburan anda di kota Malang. 

Awalnya tidak ada niatan untuk berkunjung ke museum ini, awalnya saya sedang mengunjungi pasar ekonomi kreatif kota Malang yang diselenggarakan di Balai Kota Malang. Saat disana saya mengunjungi stan Museum Musik Indonesia hingga pada akhirnya saya disuruh untuk mampir ke museumnya langsung untuk melihat koleksi yang lebih lengkapnya lagi. Setelah dari acara tersebut saya pun langsung mengunjungi Museum Musik Indonesia tersebut dengan perjalanan kurang lebih 15 menit dari Balai Kota.


Sesampainya disana kita langsung masuk saja dan naik ke lantai dua bangunan. Museum musik ini terletak di lantai dua dari Gedung Kesenian Gajayana, jika anda tiba disini anda bisa langsung naik saja ke pintu masuk yang ada di lantai dua dan jangan lupa mengisi buku tamu. Museum musik ini didirikan oleh oleh Kelompong Pecinta Kajoetangan yang pernah eksis di Malang dan juga para musisi dan organisator seni kota Malang tempo dulu. Kini Museum Musik Indonesia Malang sudah terdaftar di Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) RI dan diresmikan langsung juga oleh mereka pada tahun 2016 lalu.

Baca Juga :


Tidak seperti kebanyak museum lainnya yang dimana alat-alat koleksi tidak boleh disentuh. Disini tersedia alat-alat musik yang bisa dimainkan oleh pengunjung. Beberapa kaset cd/vcd atau piringan hitam juga bisa dimainkan. Namun untuk memainkannya kita tinggal memilih yang mana mau kita mainkan dan kemudian kita harus membayarnya jika mau memainkan. Namun jangan khawatir karena biaya untuk memainkannya sangatlah murah jadi tidak akan membuat kantong kamu kempes. Kaset dan CD yang ada tidak hanya dari musisi lokal malang atau nasional tapi juga dari berbagai negara di dunia dan dari berbagai tahun rilis.

Pengunjung dapat memainkan musik yang ada disini
Adapaun cara lain yang bisa kamu lakukan jika ingin mendengarkan koleksi musik disini, yaitu dengan masuk ke janringan wifi yang tersedia dan kemudian masuk kedalam URL yang disediakan oleh pihak museum.

Ruang baca yang ada di museum
Bagaimana dengan buku-buku koleksinya ? buku-buku koleksi disini tersedia dari terbitan tahun 70an bahkan ada yang lebih tua lagi. Buku-bukunya pun bisa dibaca-baca oleh pengunjung dan disini juga tersedia tempat untuk duduk para pengunjung yang ingin membaca koleksi-koleksi buku yang ada disini.

Alat musik tradisional bernama Tifa dari Papua
Beberapa alat musik tradisional yang ada disini merupakan hasil dari cinderamata atau kenang-kenangan ketika ada kunjungan pemerintahan dari kota, kabupaten, atau provinsi lain yang sedang melakukan kunjungan ke pemerintah daerah di Malang. Maka sebagian alat musik dari cinderamata atau kenang-kenangan dari kunjungan pemerintah daerah lain disimpan di Museum ini.

Maka dengan memutar atau memainkan musik lawas dan sambil membaca buku-buku koleksi musik dari Museum Musik Indonesia akan membuat kamu merasakan liburan yang berbeda ketika disni.

Informasi Tempat Wisata 
  • Harga tiket : Rp 5000
  • Jam buka : Buka Setiap hari (10:00 - 17:00)

Reservasi :
  • MMI : (0341) 3012518
  • Abdul Malik : 081803230472
  • Elsye : 081331000898

Lokasi :
Share:

0 komentar:

Posting Komentar