Friday, 24 August 2018

Solo Travelling Pertama di Yogyakarta 2D2N dengan Budget Terbatas (Day 2)

Pusat Kota Yogyakarta

Pada solo travelling hari kedua ini bertepatan dengan hari minggu, dimana Yogyakarta saat itu sedang sangat ramai oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan budget yang tidak terlalu banyak gw menelusuri Yogya dengan menggunakan Trans Yogya, hanya dengan membawa e-money kamu sudah dapat menikmati angkutan umum ini seharga Rp 3.500 saja. Dimulai dari Halte Trans Yogya Malioboro dengan tujuan utama Terminal Prambanan kamu dapat menggunakan Trans Yogya dengan trayek 1A. Dalam perjalanan kurang lebih 30 menit anda dapat menikmati keadaan kota Yogya sekitar dibalik jendela bus ini. Tanpa perlu khawatir tersesat karena untuk Trans Yogya trayek 1A, bus ini bolak-balik Malioboro-Prambanan. Sesampainya di Terminal Prambanan kamu dapat berjalan kaki kurang lebih sepuluh menit ke kawasan candi Prambanan.


Candi Prambanan
Sesampai di kawasan candi Prambanan kamu dapat membeli tiket untuk candi Prambanan seharga Rp 40.000 dan tiket terusan candi Prambanan dan candi Ratu Boko seharga Rp 75.000. Prambanan merupakan candi hindu dari abad ke-9 yang terletak di Jawa Tengah dan merupakan warisan budaya dunia (UNESCO). Memiliki halaman yang sangat luas ditambah cuaca yang cukup panas pada siang hari, pada kawasan sekitar candi terdapat banyak candi-candi kecil lain yang dapat anda telusuri dengan berjalan kaki maupun menyewa sepeda. Candi lain yang terdapat disekitar Prambanan seperti candi Sewu, candi Bubrah, dan candi Lumbung. Untuk penyewaan sepeda didaerah Prambanan tergolong sangat murah, mulai dari Rp 10.000 sampai dengan Rp 20.000.

Candi sewu
Saat anda membeli tiket terusan (Prambanan-Ratu Boko) anda dapat menentukan sendiri apakah akan menggunakan kendaraan sendiri sehabis dari Prambanan ke Ratu Boko atau menggunakan jasa Shuttle Bus yang sudah disediakan pihak Prambanan. Jika menggunakan kendaraan sendiri anda bisa datang ke Ratu Boko sesuka hati anda menentukan jamnya namun tetap dihari yang sama dengan pembelian tiket, berbeda atau berkebalikan jika anda menggunakan jasa Shuttle Bus yang disediakan karena jamnya menyesuaikan dengan jadwal yang telah mereka buat.

Ratu Boko 
Jika menggunakan kendaraan sendiri anda dapat menempuh perjalanan ke Ratu Boko ketika cuaca sudah mulai tidak terlalu terik. Karena kawasan Ratu Boko terletak di atas perbukitan dan menaiki beberapa anak tangga sehingga membutuhkan tenaga untuk mencapat kawasan candi. Candi Ratu Boko terkenal dengan nuansa sunset-nya, yang mana waktu terbaik untuk datang menikmati sunset disini pada jam empat sore, jika semakin sore keadaan akan semakin ramai dan anda harus siap bergantian mengambil posisi untuk kamera anda.

Pengunjung Ratu boko akan mulai meninggalkan kawasan candi ketika matahari sudah terbenam atau pengunjung akan ramai untuk turun. Setelah ini gw menuju Terminal Prambanan kembali untuk balik dari kawasan ini ke Malioboro dengan ojek online dan sesampainya di Terminal gw langsung masuk ke Trans Yogya trayek 1A tujuan Malioboro dengan perjalanan kurang lebih satu jam karena jalanan yang ramai. Sesampainya di Maliobor gw langsung makan malam disana dan dilanjutkan balik kepenginapan dengan berjalan kaki dan dilanjutkan beristirahat dan packing untuk besok pagi balik ke Malang dengan harga tiket kereta Rp 175.000 untuk kelas ekonomi (D) Malioboro Express.

Rincian biaya hari kedua :
Makan pagi : Gratis dari penginapan
Makan siang : Rp 20.000
Makan malam : Rp. 54.000
Es kelapa muda di area Ratu Boko : Rp 15.000
Tiket terusan (Ratu Boko-Prambanan) : Rp 75.000
Ojek online Ratu Boko-Prambanan (PP) : Rp 18.000
Trans Yogya (PP) : Rp 7000

Baca juga cerita hari pertama di Yogyakarta disini
Share:

0 komentar:

Post a Comment