Tuesday, 17 April 2018

Hay Perantau, Perhatikan 5 Hal Ini Agar Uang Jajanmu Tidak Cepat Habis dengan Sia-Sia


Hay,  pernahkah kalian merasa saat hasrat untuk membeli sesuatu lebih besar daripada hasrat untuk menabung , apalagi setiap awal bulan ketika kita merasa uang kita banyak lalu kita ingin foya-foya beli ini dan beli itu, sejatinya hal seperti ini lumrah saja terjadi. Apakah sahabat sekalian pernah merasakan hal seperti itu ? yaahh ! saya pun demikian. Hal seperti itu seudah sering saya rasakan hingga pada akhirnya di 2018 ini saya terus belajar mengatur finansial dengan belajar dari beberapa referensi yang saya sudah baca. Aku memandang pada generasi milenial saat banyak dari mereka yang sudah berumur 20 tahun tapi belum memiliki tabungan pribadi di bank atau minimal di celengan sebagai uang simpanan, padahal menabung sangat penting untuk keperluan mendadak atau investasi kita di masa depan. 

Sebenarnya banyak uang jajan yang dikasih orang tua kita dalam sebulan bukan menjadi jaminan atau faktor utama kita selalu merasa berkecukupan kalau kita sendiri masih belum bisa mengatur finansial dengan baik. Banyak orang yang sering mengeluh "uangku gak banyak" atau "aku gak ada duit" tapi gaya hidupnya tetep nongkrong-nongkrong di Cafe atau Restaurant . Sebenarnya faktor utamanya adalah bagaimana cara pandang kita saja dalam mengatur keuangan atau seberapa pintar kita dalam mensiasati pengeluaran bulanan agar tidak tipis sebelum masanya. Hal lain yang mungkin pernah kita rasakan seperti tidak bisa membedakan mana kebutuhan dan mana yang hanya sekedar nafsu belaka sehingga bisa mendorong kita untuk menjadi seorang pribadi yang konsumtif. contohnya kamu sudah punya 10 sandal tapi tidak ada yang rusak lalu kamu ingin membelinya lagi, padahal kamu tidak mebutuhkan itu.

So , disini ada beberapa tips-tips tipis yang berasal dari pengalaman atau metode dari saya sendiri untuk mengelola keuangan agar lebih terkontrol,  hal ini tentunya harus kalian perhatikan apabila tidak mau uang di dompet atau di ATM menipis dengan cepat.

1. Tergoda Diskon dan Promo


Diskon atau promo memang menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian para costumer, kita bisa menemukan diskon atau promo ketika kita browsing-browsing atau dapat penawaran di media sosial atau pun ketika jalan ke Mall. Apalagi kalau kita melihat tulisan "50% off all items" atau "70% off all items" pada brand terkenal yang menjadi favorit sudah pasti kita akan bertindak reaktif terhadap hal tersebut, hal ini tentunya bisa membuat hati kita berkecamuk "beli gak yaa ? , beli gak yaa ?? aduuh !! mumpung diskon nih." . Jika kamu membeli barang tersebut maka selamat kamu berhasil di goda oleh diskon yang membuat kamu sudah menghabiskan uang tanpa perencanaan. So , jangan sampai kita mudah tergoda oleh diskon karena tidak semua yang diskon itu adalah yang kita butuhkan.


2. Tidak Bisa Membedakan Mana Kebutuhan dan Mana Keinginan

Setiap kita jalan-jalan ke Super market atau Mini market kita kadang sering belanja tidak sesuai yang kita rencanakan, misalnya kamu cuma butuh sabun lalu kamu malah nyasar ke rak snack dan tanpa pikir panjang lagi kamu langsung memasukkan ke keranjang belanja. Padahal kamu tidak memerlukan snack, sama seperti yang saya jelaskan diatas dimana kamu sudah punya 10 sandal tapi tidak ada yang rusak lalu kamu ingin mebelinya lagi, padahal kamu tidak mebutuhkan itu. So, belajarlah membedakan yang mana kita perlukan dan mana yang tidak kita perlukan. Jangan sampai menjadi pribadi yang konsumtif dan belajar lah juga membuat perencanaan sebelum berbelanja agar barang yag kamu beli sesuai dengan apa yang kamu butuhkan.

3. Jajan Terus Sampe Mampus


Siapa sih yang gak suka jajan ? udah pasti suka kan yaa. Walau lagi banyak duit tidak perlu lah jajan terus kalau masih punya sesuatu yang bisa kita makan di kos. Apalagi kalau lagi jalan bareng temen sama pacar udah pastikan jajan ? apalagi kalau jajannya atau makannya di restaurant atau cafe udah pasti cepet bikin kantong jebol. Kalau dibikin perbandingan jajan di cafe atau restaurant bisa 10 kali makan di warteg atau bisa buat seminggu masak di kos. Jadi lebih disaranin untuk jajan seperlunya saja dan jangan tiap saat, kasihan emak di rumah makan cuma nasi sama garam buat ongkosin kamu kuliah.

4. Pengaruh Lifestyle dan Terlalu Ngikutin Trend

Kamu boleh bergaya dan ngikuti aliran style kamu tapi jangan lupa " bergaya sesuai dompet " karena kalau tidak sesuai dompet bakalan nyiksa dirimu sendiri, misal kamu mau beli tas Oakley lalu kamu gak makan tiga minggu. Janganlah sampai segitu, kamu rela korbanin kesehatan dengan makan apa adanya dan tidak teratur demi habisin uangmu untuk beli barang-barang yang lagi hype. Jadi kamu harus menyesuain juga dengan dompet kamu karena kalau kamu selalu ngikutin trend kamu bakal nyiksa diri kamu sendiri dan selalu merasa kurang dengan apa yang ada, ingat bro trend itu kalau diikutin terus gak bakalan ada ujung-ujungnya sama seperti Smartphone yang terus berkembang dari seri ke seri jadi gak bakalan ada habisnya. So, be grateful for all you have.

5. Jangan Lupa Menabung


Yang terakhir adalah aku lebih saranin kalian untuk menabung, simpan dan sisihkan beberapa persen untuk ditabung. Seperti yang udah ada dibahas diatas, beberapa kesalahan generasi milenial saat ini mereka lebih menghabiskan uang jajan untuk memenuhi hasrtanya ketimbang menabung. Padahal menabung memiliki sejuta manfaat untuk biaya tidak terduka atau investasi di masa depan. Mungkin cara sederhana yang dapat kita mulai adalah menabung di celengan atau di bawah bantal hahaha tapi tidak disaranin sih takutnya hilang. Kalau dari pengalaman dulu aku sering menabung dengan konsisten seperti setiap hari harus ada memasukkan uang ke dalam celengan minimal lima ribu rupiah jadi setiap sebulan aku bisa menabung 5000 x 30 Hari = 150.000. Lumayan kan daripada kita menghabiskan uang kita secara cuma-cuma. Hingga akhirnya aku merasa tabunganku sudah mulai lumayan banyak hingga aku membuka rekening baru di Bank yang khusus untuk menabung. Walaupun sebenarnya kalian belum memiliki penghasilan jangan khawatir untuk menabung di Bank, karena banyak layanan yang mempermudah para siswa ataupun mahasiswa menabung di Bank seperti BCA Tahapan Xpresi yang hanya memiliki biaya administrasi 5000 per bulannya dan ada juga BCA Tabunganku, Mandiri Tabunganku yang sangat cocok buat kalian menabung karena tidak ada dipungut biaya administrasi per bulannya.

So bagi kalian semua jangan lupa untuk bersyukur , berapapun yang kita punya saat kita mampu bersyukur itu artinya kita telah memiliki kebahagiaan dan kecukupan atas apa yang telah kita miliki sekarang.
Share:

0 komentar:

Post a Comment