Thursday, 25 January 2018

Rumah HOS Tjokroaminoto , Tempat Kos Para Pemuda yang Memainkan Peranan Penting dalam Kemerdekaan Indonesia


H.O.S Tjokroaminoto atau yang dikenal sebagai Raden Hadji Oemar Said Tjokroaminoto adalah seorang Pahlawan Nasional yang dikenal sebagai seorang yang bijak dan berpengetahuan luas dalam bidang politik, perdagangan, dan agama. Tjokroaminoto lahir di Ponorogo dan pernah menjadi seorang pegawai negeri di Ngawi sebelum pada akhirnya pindah ke Surabaya pada tahun 1905 dan bergabung dalam Serikat Dagang Islam yang pada akhirnya berubah menjadi Serikat Islam.

Rumah ini terletak di kawasan padat penduduk di Jalan Peneleh VII / 29-31.rumah dengan arsitektur Jawa ini kini termasuk kedalam Bangunan Cagar Budaya sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Surabaya No.188.45/251/402.1.04/1996. Tempat ini dapat anda kunjungi dari sekitar pukul 08:00 hingga pukul 16:00 Sore dan untuk masuk cukup dengan mengisi buku tamu yang telah disediakan.


Dirumah ini beliau tinggal bersama istrinya, rumah ini juga dijadikan sebagai tempat kos oleh istrinya, diantaranya yang pernah menyewa kos disini adalah para aktivis muda yang pada akhirnya berperan penting dalam kemerdekaan Indonesia yaitu Soekarno, Semaoen, Alimin, Musso, Kertosoewirjo. Pada ruang tamu Tjokroaminoto sering mengadakan diskusi politik maupun ideologi dan di ruang tamu ini pula para tokoh-tokoh Pembaru Islam antara lain Ahmad Dahlan (Pendiri Muhammadiyah), Fakih Hasyim dan A. Hassan, dan Wahab Chasbullah(Tokoh NU) bertemu Tjokroaminoto.


Pada sudut lain dirumah ini terdapat beberapa barang-barang peninggalan dari Tjokroaminoto seperti buku-buku kepunyaan beliau dan pakaian beliau, Selain itu juga ada terdapat beberapa perabotan peninggalan beliau khas dengan arsitektur kunonya mulai dari tempat tidur, kursi , meja, dan lemari.

Rumah yang kini dijadikan sebagai Museum H.O.S Tjokroaminoto ini kini semakin menambah koleksi kota Surabaya sebagai kota yang banyak menyimpan sejarah-sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia di dalamnya.
Share:

0 komentar:

Post a Comment