Wednesday, 24 June 2015

Bangunan Bersejarah dan Cagar Budaya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

1.Kampus Perjuangan H.Kaspul Anwar
Aldrinrachmanpradana.blogspot.com


Aldrinrachmanpradana.blogspot.com
Terletak di Desa Karang Jawa Muka,Kecamatan Padang batung



2.Gedung Juang Tentara Alri Divisi IV Pertahanan Kalimantan

Aldrinrachmanpradana.blogspot.com
Terletak di Desa Tibung Raya.Jln.Sudirman,kecamatan Kandangan

3.Benteng Madang
Photo by Disbubpar Kab.HSS

Terletak diatas gunung di Desa Madang,Kecamatan Padang Batung



4.Monumen Proklamasi 17 mei 1949
Aldrinrachmanpradana.blogspot.com

Aldrinrachmanpradana.blogspot.com

 Terletak di Hulu banyu,Kec.Loksado

5.Rumah Perjuangan Alri Divisi IV milik H.Abdul kadir
Photo by Disbubpar Kab.HSS
 Terletak di Desa Durian Rabung,Kecamatan Padang Batung

6. Monumen Proklamasi 17 Mei 1949 Gubernur Tentara Alri Divisi IV Pertahanan Kalimantan
Aldrinrachmanpradana.blogspot.com 
Terletak di Desa Mandapai,Kec.Padang Batung.

7.Mesjid Su'ada (Mesjid Beangkat)

Aldrinrachmanpradana.blogspot.com
Mesjid Bertingkat yang terbuat dari kayu ini terletak di Desa Wasah Hilir,Kecamatan simpur

8.Rumah Banjar Bubungan Tinggi 
Photo by http://blognyarudiencingae.blogspot.com
Rumah adat ini terletak di desa Tibung raya berseberangan dengan SMAN 1 Kandangan,Rumah ini merupakan rumah adat banjar tipe bubungan tinggi.Dulunya di rumah adat ini pernah dijadikan penginapan (Mahligai Antaludin) tapi seiring berjalannya waktu penginapan itu tutup.Sekarang disamping rumah adat ini didirikan Kantor Satpol PP.

9.Rumah Banjar Balai Laki Amawang
Aldrinrachmanpradana.blogspot.com 
Merupakan rumah adat banjar tipe balai laki yang terletak di kampung Hamawang,sekarang disamping rumah adat ini ada penginapan yaitu Wisma Hamawang mengingat halamnnya yang cukup luas,selain itu rumah ini bekas rumah mantan gubernur Kalimantan Selatan yaitu bapak H.M.Said.

10.Balai Adat Dayak Malaris
Photo by mahakam24.blogspot.com
Balai adat ini terletak di Desa Loklahung,Kecamatan Loksado.Tapi tidak cuma di sini saja adanya karna masih ada beberapa balai adat yang letaknya tersebar di Area Loksado


11.Makam Tumpang Talu
 
 Photo by https://id.wikipedia.org
Makam tumpang talu merupakan makam dari panglima Bukhari, Landuk, dan Matamin yang dimakamkan di Kampung Parincahan.Dimana kita ketahui mereka merupakan pejuang yang memimpin perlawanan rakyat terhadap penjajah dan panglima Bukhari, Landuk, dan Matamin yang pada saat itu gugur dalam medan perang yang pada saat itu disebut perang amuk hantarukung dimakamkan di kuburan ini.

12.Tugu Kemerdekaan 2 Desember
Photo by Disbubpar Kab.HSS
Terletak di Desa Hamayung,Kecamatan Daha Utara


13.Telaga Bidadari
Photo by Disbubpar Kab.HSS
Terletak di Desa Telaga Bidadari.Telaga ini merupakan tempat yang ada dalam cerita rakyat sekitar.Telaga ini tidak terlalu dalam tapi meski kemarau hebat melanda,air dalam telaga ini tidak pernah kering.

Selain itu masih ada lagi tempat bersejarah di Kab.HSS seperti :

  1. Tugu Pagat Batu (Pemencaran pasukan ALRI) di desa Batu Bini kec Padang Batung
  2. Tugu Genjatan Senjata di desa Munggu Raya kec Sungai Raya
  3. Tugu Peringatan Markas Daerah Dev IV ALRI di desa Jelatang kec Padang Batung
  4. Tugu Peringatan penyusunan teks proklamasi Gubernur Tentara Alri Divisi IV di Telaga langsat
  5. Tugu Garis Demarkasi di Karang Jawa
  6. Tugu Peringatan markas daerah Divisi IV Alri di desa Jalatang
  7. Makam Singakarsa di Jln. Singakarsa Kandangan
  8. Makam Ning Bulang di desa Hantarukung ke Simpur   
  9. Rumah Adat Banjar di Habirau,Daha Selatan
  10. Dan Mungkin masih banyak lagi yang belum di ketahui oleh publik
  11.  


Share:

1 comment:

  1. Saya dukung pelestarian khazanah cerita rakyat, hikayat, legenda, situs sejarah dan situs prasejarah kandangan, hulu sungai selatan, kalimantan selatan seperti Situs pemukiman hunian kuno manusia prasejarah di situs jambu hilir padang rasau dan situs jambu hulu sungai tatau, Sang maharaja sukarama dan raja-raja dari kerajaan negara daha, perebutan tahta pangeran samudera dengan pangeran tumenggung, legenda raja gubang dan raja bagalung kerajaan bakaling, datu panglima amandit, datung suhit dan datuk makandang, datu singa mas, datu kurba di sungai paring dalam, datu ramanggala di ida manggala, datu rampai dan datu parang di baru sungai raya, datu ulin dan asal mula kampung ulin, datu sangka di papagaran, datu saharaf parincahan, datu putih dan datu karamuji di banyu barau, legenda batu laki dan batu bini di padang batung, legenda gunung batu bangkai loksado, datu ning suriang pati di gambah dalam, legenda datu ayuh sindayuhan dan datu intingan bambang basiwara di loksado, kisah datu ning bulang di hantarukung, datu durabu di kalumpang, datu baritu taun dan datu patinggi di telaga langsat, legenda batu manggu masak mandin tangkaramin di malinau, kisah telaga bidadari datu awang sukma di hamalau, kisah gunung kasiangan di simpur, kisah datu kandangan macan panjadian dan datu kartamina buhaya panjadian, datu bungkul dan datu balimbur serta sejarah mesjid quba hamawang, tumenggung antaludin, tumenggung mat lima dan tumenggung mat jingga mempertahankan benteng gunung madang, panglima bukhari dan perang amuk hantarukung di simpur, datu naga ningkurungan luk sinaga di luk loa, datu singa karsa dan datu ali ahmad di pandai, datu buasan dan datu singa jaya di hampa raya, datu haji muhammad rais dan datu jaya pati di bamban, datu janggar dan datu janggaran di malutu, datu bagut di hariang, sejarah mesjid ba angkat di wasah, dakwah penyebaran agama islam tumenggung kartawedana, datu haji sahid dan datu haji said, datu taniran di angkinang, datu balimau di kalumpang, datu daha, datu kubah dingin, makam habib husin di tengah pasar kandangan, kubur habib ibrahim nagara dan kubah habib abu bakar lumpangi, kubur enam orang pahlawan di ta’al, makam keramat bagandi, kuburan tumpang talu di parincahan, pertempuran garis demarkasi dan kubur Brigjen H.M. Yusi di karang jawa, pahlawan wanita aluh idut di tinggiran, panglima dambung di padang batung, gerombolan letnan dua Ibnu hajar, sampai cerita tentang perang kemerdekaan Divisi IV ALRI oleh pejuang-pejuang kandangan yang banyak tersebar di banua amandit yang dipimpin Brigjend H. Hasan Basry di telaga langsat, karang jawa, jambu, mandapai, padang batung, ni’ih, simpang lima, mandampa, sungai paring, tabihi, durian rabung, longawang, jalatang, munggu raya dan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan kalimantan.Semuanya adalah salah satu aset budaya dan sejarah bagi Kalimantan Selatan.


    ReplyDelete