Saturday, 19 May 2012

Fakta Unik Liga Champions Tahun 2011/2012

1.Tim Yang Juara Melalui Adu Penalty Tak akan juara Lagi Setelahnya,Kecuali Ac Milan & Liverpool

Kini yang terbaru adalh Bayern Munich yang gagal meraih title di kandang mereka sendiri dan akhirnya dikandaskan Chelsea,Sebelumnya The Bavarians Juga dikandaskan Internazionale Milano saat final LC 2010 di Madrid dan mengakhiri Kompetisi jadi runner up.Dulunya The Bavarians Pernah juara melalui adu penalty saaat melawan Valencia pada musim 2000/2001 dan setelah itu mereka sulit meraih juara dan selalu menjadi Runner up.
Hal yang sama juga pernah dialami



-Manchester united 
  saat tahun 2007/2008 mereka berhasil mengangkat tropy LC setelah mengandaskan Chelsea difase Final yang berlangsung di moscow..Tapi setelah itu mereka sulit meraih juara dan selalu Runner Up pada tahun 2008/2009 dan 2010/2011.

-Liverpool 
  Kali ini Beda,Liverpool Juara pada tahun 1977, 1978, 1981 tanpa Adu Penalti (pertandingan dengan waktu normal),Dieuropa cup 1983/1984 (Dulu lnamanya europa cup) the reds mengalahkan AS Roma melalui Adu penalti dan akhirnya menjadi juara setelah memenangkan pertandingan tapi pada tahun 1985 mereka jadi runner up setelah kalah dari juventus tapi setelah itu kutukan tak berarti apa apa bagi The Reds mereka kembali juara pada tahun 2005 mereka berhasil mengejar ketinggalan 3-0 dari ac milan dan menjadi 3-3 ,etelah itu tak tercipta lagi gol sehingga pertandingan harus dilanjutkan dengan babak adu penalty.saat adu penalti Tiga eksekutor milan gagal dan pada akhirnya Liverpool berhasil juara UEFA champions league.
Tapi,pada tahun 2006/2007 The Reds hanya menjadi Runner Up setelah dikandaskan oleh tim yang mereka kalahkan di final 2005 yaitu Ac milan dan itu adalah final terakhir dari The Reds setelah itu The reds Telah Absen Lama Di LC .

-AC Milan
Ceritanya Hampi mirip dengan Liverpool mereka berhasil juara tanpa adu penalti di liga champions pada tahun 1963, 1969, 1989, 1990, 1994 dan menjadi runner up 1958, 1993, 1995, dan kalah adu penalti 2005.
dan pada tahun 2002/2003 Milan menang 3–2 pada adu penalti dan pada tahun 2005 milan kalah adu penalti dari the reds dan kembali jadi Runner Up
pada tahun 2007  mereka jadi juara setelah mengandaskan The reds dengan skor 2-1 melalui gool dari Inzaghi 2x.


-Juventus
Si Nyonya Tua Pernah Juara Tahun 1985, 1996 Dan Menjadi Runner Up Tahun  1973, 1983, 1997, 1998, 2003.tahun 1984/1985 juve berhasil menaklukan liverpool 1-0 sebelumnya mereka selalu menjadi Runner Up 1973, 1983 dan setelah tahun 1984/1985 (tahun meraih Juara) mereka selalu jadi runner up 1997, 1998, 2003.

- Steaua Bucure┼čti
 Pada tahun 1985/1986 mereka berhasil meraih juara melalui babak adu penalty setelah mengandaskan Barcelona dimana semua eksekutor Los Cules gagal semua tapi pada tahun 1988/1989 mereka jadi Runner Up setelah Takluk dari Ac Milan.






2.Tak Berlakunya Kutukan 7 -1 Bagi El Barca
Misteri Skor 7-1 Di Liga Champion Eropa !
=================================
Kamis lalu waktu Indonesia tim besar Eropa yaitu Barcelona berhasil membungkam perlawanan Bayer Leverkusen di Camp Nou dengan skor telak 7-1.


Namun masih ingatkah anda kemenangan dengan skor 7-1 pula yang pernah dialami Manchester United dan Bayern Muenchen ?
Yaps, MU pernah melumat habis AS Roma kala itu di ajang Liga Champion musim 2006/07 dengan skor yang sama persis dengan Barca kemarin yakni 7-1, kala itu MU menang di kandang sendiri juga seperti Barca. MU pun lolos ke fase berikutnya. 
Dua musim kemudian giliran Alianz Arena yang menjadi saksi kehancuran Sporting Lisbon atas Bayern Muenchen dengan skor yang sama juga yakni 7-1. Bayern Muenchen pun lolos kefase berikutnya.
Bagaimana nasib MU dan Bayern Muenchen setelah melumat habis musuhnya dengan skor 7-1 ? MU dan Muenchen gagal difase berikutnya oleh lawan-lawannya kala itu. Sebuah misteri yang menyatakan bahwa skor 7-1 pertanda buruk untuk tim-tim di Liga Champion eropa......!!!!!!

Akankah Barca seperti itu ? Tidak.
Justru mereka berhasil mengalahkan AC Milan Dibabak selanjutnya dengan skor aggregat 3-1,dan akhirnya mereka lolos ke Semifinal UEFA Champions League tapi gagal di fase semifinal



3.Messi Pecahkan rekor Raul Gonzales & Andriy Shevchenko


Lionel Messi memastikan Barcelona mencatat kemenangan 3-1 atas Bayer Leverkusen pada leg pertama perdelapan-final Liga Champions. Selain membawa skuad Azulgrana semakin dekat ke perempat-final, penyerang Argentina juga mencatatkan rekor baru di fase gugur kompetisi bergengsi Benua Biru.
Gol tersebut membawa Messi menjadi pencetak gol terbanyak di fase gugur Liga Champions Eropa dengan 19 gol, melewati rekor Raul Gonzalez dan Andriy Shevchenko, yang masing-masing menorehkan 18 gol.

Sebelumnya, Messi tercatat mencetak enam gol ke gawang Arsenal serta 12 gol ke tim lainnya seperti Real Madrid (dua), Manchester United (dua), Bayern Munich (dua), Celtic (dua), VfB Stuttgart )(dua), Olympique Lyon (satu) dan Shakhtar Donetsk (satu).
Kini, peraih tiga Ballon d'Or memimpin daftar lima pencetak gol terbanyak fase gugur Liga Champions atas Raul dan Shevchenko (18), Filippo Inzaghi (Juventus/AC Milan, 16) serta Wayne Rooney (Manchester United, 14).
Selain itu, dengan koleksi 44 gol di Liga Champions, Messi menempati peringkat enam pencetak gol terbanyak sepanjang masa membuntuti Raul (71), Ruud van Nistelrooy (56), Thierry Henry (55), Shevchenko (48) dan Inzaghi (46). Sementara, Cristiano Ronaldo berada di posisi 10 dengan koleksi 31 gol.


4.Akhirnya Ac Milan Menang Melawan Tim Asal Inggris
Sebelumnya Setelah milan berhasil mengalahkan Liverpool  di Final Uefa Champions League 2007 Ac Milan Sulit mengalahkan tim asal inggris Di LC mereka hanya ditahan imbang southampton Fc dan ditahan imbang Spurs dan dikalahkn Spurs 1-0 dan di LC tahun 2011/2012 mereka berhasil mengalahkan tim asal inggris yaitu arsenal dengan skor 4-0 meskipun di leg 2 mereka kembali kalah dengan skor 3-0.


5.Kota Munchen Selalu Melahirkan Juara Baru



1-0
Nottingham Forest menang
Pada 30 Mei 1979, final dari kejuaraan yang dulunya disebut Piala Eropa itu dilangsungkan di Stadion Olympia, Munich. Setidaknya 57 ribu orang menyaksikan final antara klub Inggris Nottingham Forest dan perwakilan Swedia Malmo FC.

Pada saat itu, klub Inggris mendominasi kompetisi antara tahun 1977 dan 1982, dengan status juara dibagi Aston Villa, Liverpool (tiga kali) dan Nottingham Forest (dua kali), dengan penghargaan terakhir diraih di Munich pada 1979.

Adalah gol tunggal Trevor Francis di menit 45 yang menjadi penentu kemenangan Nottingham Forest di laga tersebut.



1-0
Marseille menjadi tim pertama yang memenangi kejuaraan Liga Champions
Di musim 1992/93, kejuaraan antarklub terbaik Eropa berganti nama dari Piala Champions menjadi Liga Champions, dan Stadion Olympia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah dalam laga final tersebut.

Pada 26 Mei 1993, adalah Olympique Marseille dan Milan yang berduel di final. Disaksikan kurang lebih 64 ribu penonton di stadion, pemain-pemain bintang Marseille seperti Fabien Barthez, Marcel Desailly, Didier Deschamps dan Rudi Voller berduel meladeni Franco Baresi, Frank Rijkaard, Marco van Basten, dan Jean-Pierre Papin.

Pertandingan akhirnya ditentukan dengan gol Basile Bole di menit 44. Milan berusaha menyamakan kedudukan di 45 menit waktu di babak kedua, tapi gagal mewujudkannya. Alhasil, Marseille-lah yang menjadi tim pertama sukses mengangkat tropi Liga Champions.


3-1
Dortmund angkat tropi juara di Munich
Di tahun 1997, Dortmund mengakhiri 14 tahun puasa gelar juara tim Jerman di turnamen bergengsi antarklub Eropa dengan menjadi tim pertama Bundesliga Jerman yang memenangi Liga Champions.

Pada 28 Mei, 59 ribu orang menjadi saksi mata kedigdayaan Dortmund atas Juventus di Stadion Olympia. Padahal wakil Serie A Italia itu lebih difavoritkan memenangi tropi Liga Champions tersebut sebelum laga dimulai.

Karl-Heinz Riddle membawa Dortmund memimpin di babak pertama lewat dua golnya, masing-masing di menit 29 dan 34. Alessandro Del Piero sempat mencetak gol balasan dan membuka peluang Juventus, tapi Lars Ricken menutup kemungkinan comeback tim Italia itu dengan tendangan lob yang tak mampu dijangkau Angelo Peruzzi.



Pada tahun 1996, ada laga final lain dilangsungkan di Munich, yaitu Piala UEFA. Dalam dua laga tandang kandang, Bayern yang menjadi finalis bisa meraih kemenangan 2-0 atas Girondins Bordeaux di kandang sendiri sebelum menegaskan dominasi dua minggu kemudian di Prancis dengan keunggulan 3-1.

Stadion Olympia, tempat semua laga final dilangsungkan di Munich
Setidaknya beberapa hari lagi, laga final Liga Champions akan kembali dilangsungkan di Munich, tepatnya di stadion yang bernama Allianz Arena. Sepertinya laga antara Chelsea dan Bayern akan menjadi laga spesial yang tak mungkin dilupakan.


Dan Yang Terbaru Chelsea berhasil mengandaskan Tim Tuan Rumah



6.Tim yang berhasil mengalahkan El Barca dalam 6 Tahun terakhir Akan Juara atau Runner Up Liga Champions

Tahun 2006/07 : Liverpool mengalahkan Barcelona di Perdelapan Final dan akhirnya mereka jadi runner Up
Tahun 2007/08 : Man Utd mengalahkan Barcelona di semifinal dan setelah itu mereka ke final dan meraih        .                         gelar juara setelah mengalahkan chelsea
Tahun 2009/10 : Intermilan Mengalahkan Barcelona dan melenggang ke final dan pada akhirnya mereka       .                         menjadi juara setelah mengandaskan munich
Tahun 2011/12 : Chelsea berhasil mengalahkan Barcelona di semifinal dan akhirnya mereka juara setelah di .                         final menang atas munich




























Share:

0 komentar:

Post a Comment